"Otaku"
Mungkin ada beberapa di antara kalian yang pernah mendengar kata ini, atau mungkin juga belum pernah sama sekali. Kata ini bukan berarti 'otak-ku (otak punyaku)', melainkan orang yang suka sekali kepada anime dan manga. Biasanya disebut juga dengan 'anime and manga maniac'.
Seorang otaku benar-benar menekuni hobinya seperti kolektor atau orang yang mempunyai hobi pada umunya. Mereka selalu menonton anime baru, membeli manga (biasanya mereka hanya mau yang asli, atau yg diterjemahkan ke bahasa inggris), membeli figur anime (biasanya disebut 'anime figure'), membeli barang-barang berbau anime, membeli DVD anime (mereka juga selalu mencari yang asli), dan lain-lainnya. Seorang otaku bisa membeli barang-barang tersebut tanpa memikirkan harganya, langsung diserbu, karena mencari barang-barang anime itu cukup sulit (di Jepang pun), maka bisa saja itu terkahir kali kita melihat barang itu.
Para otaku di luar negeri tidak ragu-ragu untuk membeli barang secara online, mereka biasanya memilih untuk membeli di Hobby Link Japan, Amazon Japan, eBay, dan lain-lainnya. Di sana, tersedia berbagai macam barang-barang, mulai dari DVD, artbook, fanbook, dan figur anime. Manga versi jepang ataupun inggris ada di situ. Di Indonesia, juga ada beberapa toko online untuk barang anime, seperti 8orenji dan J-ground. Saya lebih suka melihat-lihat barang di 8orenji, karena barangnya lebih banyak dan bagus. Di sana, barang-barang untuk anime kesukaan saya menarik, tetapi mahal, jadi saya harus berpikir berkali-kali untuk membeli barang itu.
Seorang otaku juga tidak pernah melewatkan anime kesukaan mereka dan selalu membaca manga atau membeli jika seri terbarunya terbit. Seperti yang saya, katakan, otaku biasanya mencari manga berbahasa inggris, tetapi orang Indonesia lebih memilih yang berbahasa Indonesia. Saya sendiri sudah mulai membeli yang berbahasa inggris. Walaupun jauh lebih mahal, tetapi saya puas dengan manga yang telah saya beli. Sampai sekarang, saya mempunyai 4 manga berbahasa inggris, yaitu Aqua (1), Mythical Detective Loki (4 dan 7), dan Mythical Detective Loki Ragnarok (2). Saya merasa puas membacanya, karena sepertinya saya lebih mengerti ceritanya jika membaca yang bahasa inggris. Saya juga menonton anime online, karena menurut saya anime yang ada di Animax saat ini tidak ada yang menarik untuk ditonton.
Sepertinya saya bisa disebut seorang otaku, karena menurut definisi otaku yang diberikan teman saya, saya memenuhinya, yaitu: membeli barang-barang berbau anime, suka sekali menonton anime atau membaca manga, membeli manga (kalau bisa yang asli), dan 'up-to-date' dengan anime terbaru. Saya juga sedikit-sedikit memakai bahasa jepang di kehidupan sehari-hari untuk berbicara kepada sesama pecinta anime dan manga, atau otaku di sekolah.
2 orang di kelas saya adalah seorang otaku anime. Mereka seperti saya, suka sekali dengan anime dan manga. Perbedaannya dengan saya adalah mereka mempunyai lebih banyak barang anime karena lebih sering pergi ke luar negeri dan membelinya, karena barang-barang anime di Indonesia sedikit.
Salah satu dari mereka senang memburu figur anime. Setahu saya, sekarang dia punya 3 figur anime. Itu pun sudah dikategorikan sebagai banyak, karena figur anime itu mahal, bahkan yang kecil harganya mencapai Rp.50.000 lebih (hanya sekitar 5-10 cm tingginya). Yang satu lagi mempunyai buanyak manga yang berbahasa inggris. Dia selalu mencari yang berbahasa inggris, karena katanya yang berbahasa Indonesia kualitasnya kurang bagus. Dia punya 1 set manga Cardcaptor Sakura (kalau tidak salah dia hanya kurang nomor 6, mungkin sekarang sudah lengkap), Kingdom hearts: Chain of Memories, Kingdom Hearts, Kingdom Hearts 2, dan masih banyak lagi. Dia sayang sekali kepada manganya, sehingga kalau ada orang yang membaca manganya, harus dia awasi agar tidak ditekuk atau dilipat.
Nah, setelah mambaca tentang ini, menurut kalian ada berapa otaku anime dan manga di seluruh 6-7 ini? Dan tahukah kalian siapa 2 otaku yang saya ceritakan tadi?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comment:
Post a Comment